15 Oktober 2012

Facebook Fanpage

like di facebook:


Info dan Konsultasi Kesehatan



Mengenal gejala-gejala usus buntu

GEJALA


 Gambar: Pemeriksaan rebound tenderness pada apendisitis (medinfo.ufl.edu)

Berikut adalah tanda dan gejala apendisitis (radang usus buntu) mungkin meliputi: 
  1.   Sakit nyeri yang dimulai sekitar umbilikus (pusar) dan sering berpindah ke perut kanan bawah Anda
  2.   Nyeri yang menjadi tajam selama beberapa jam
  3.   Terasa lunak (tenderness) yang terjadi ketika dilakukan pekanan ke perut bagian kanan bawah 
  4.   Nyeri yang tajam di perut kanan bawah  yang terjadi ketika daerah ditekan dan kemudian tekanan   dengan cepat dilepaskan (rebound tenderness) 
  5.   Nyeri yang memburuk jika pasien batuk, berjalan atau melakukan gerakan yang membuat getaran (jarring movements)
  6.   Nausea (mual)
  7.   Vomitting (muntah)    
  8.   Kehilangan nafsu makan
  9.   Demam ringan 
  10.   Konstipasi (sembelit)
  11.   Ketidakmampuan untuk membuang gas
  12.   Diare 
  13.   Perut bengkak

Lokasi nyeri  bisa bervariasi, tergantung pada usia dan posisi usus buntu. Anak-anak atau wanita hamil, terutama, mungkin mengalami sakit usus buntu di tempat yang berbeda.


Referensi: MayoClinic.com

©dokteriqbal.blogspot.com 2008-2015

Definisi Appendisitis (Radang Usus Buntu)

DEFINISI

 Gambar: Orang yang mengalami apendisitis (radang usus buntu) memegang perut bagian kanannya, lokasi yang khas



Apendisitis adalah kondisi di mana appendix (usus buntu) mengalami peradangan dan terisi oleh nanah (pus). Appendix adalah sebuah kantong berbentuk menyerupai jari yang keluar melalui usus besar (kolon) di sisi kanan bawah perut Anda. Sejauh ini, arti penting appendix ini belum diketahui dengan pasti, namun demikian tidak berarti bagian ini tidak dapat menimbulkan masalah kesehatan.

Apendisitis menyebabkan nyeri yang biasanya dimulai sekitar umbilikus (pusar) dan kemudian berpindah ke perut kanan bawah. Nyeri apendisitis biasanya meningkat selama periode 12 sampai 18 jam dan akhirnya menjadi sangat parah.Apendisitis bisa menyerang siapa saja, tetapi paling sering terjadi pada orang antara usia 10 dan 30 tahun. Pengobatan apendisitis standar adalah operasi pengangkatan usus buntu.